Kenapa judulnya begitu, karena post ini dibuat setelah berhasil menyelesaikan dua file. Yang satu dokumen .docx berjudul draft proposal v1.1, satunya lagi file .pptx berjudul slide prepro v1.0.
S.T., here i come…
Kenapa judulnya begitu, karena post ini dibuat setelah berhasil menyelesaikan dua file. Yang satu dokumen .docx berjudul draft proposal v1.1, satunya lagi file .pptx berjudul slide prepro v1.0.
S.T., here i come…
Huah. Udah monday lagi. Sial. Ngapain aja selama ini.
Mana ada temptation, Rabu ini diajak pulang kampung. Mobilan rame-rame bareng temen. Jadi ga keluar ongkos.
Tapi mana bisa balik kalo belum bisa jawab pertanyaan, ‘TA kamu gimana?’
Damn.
Ada sececercah harapan sih harusnya hari ini. Ya Tuhan, mudah-mudahan penyakit malascomplex ini gak menyerang lagi hari ini.

Hari ini hanya menyampah, menonton film-film yang tersedia di harddisk. Apalagi yang bisa diharapkan dari seorang BegundalTM. Hahaha. Tapi setelah menonton kedua film ini. Jadi merasa harus mengupdate blog
Iya, kedua judul filmnya saya jadikan judul postingan ini. Dua-duanya adalah film animasi dari jepang buatan Studio Ghibli. Yang pertama mungkin sudah banyak juga yang tahu, Spirited Away, atau dalam bahasa jepangnya, Sen to Chihiro no Kamikakushi. Film keluaran 2001 ini sempat memenangkan Oscar untuk best animated feature tahun 2003. Saya sendiri sih memang sudah santer mendengar kabarnya sejak berada di kampus gadjah. Tapi baru berkesempatan menonton kemarin.
Ceritanya sangat unik, tentang seorang gadis kecil yang terperangkap di dunia lain (dunia spirit) dan harus bekerja di rumah pemandian milik seorang wanita yang menahan orangtuanya yang telah berubah menjadi babi.
Hasil reviewnya: Harus Tonton. Hehe.
Film yang kedua berjudul, dalam bahasa jepangnya, Hauru no Ugoku Shiro [Howl’s Moving Castle]. Sama seperti film pertama, film ini memiliki cerita yang juga unik. Bedanya latar film ini mengambil dunia yang khayal atau fantasi. Lagi-lagi film kartun jepang mendapat pengakuan di mata dunia karena film ini juga masuk nominasi Oscar untuk best features animation feature pada tahun 2006. Efek dari film Spirited Away, beberapa artis Hollywood mau mengisi suara film animasi ini untuk versi English-nya. Ambil contoh suara Howl yang diisi oleh Christian ‘Batman’ Bale, ada lagi Billy Crystal, komedian Hollywood yang lumayan tenar, mengisi suara Calcifer.
Ceritanya tentang seorang Sophie yang terkena kutukan oleh seorang penyihir sehingga menjadi seorang nenek-nenek, dan dalam perjalanannya menyembuhkan diri dari kutukan tersebut harus bertemu dengan kastil bergerak, yang mana lebih mirip tumpukan rongsokan [kata sophie, ‘what a dump‘], milik Howl, penyihir tampan misterius yang penuh rahasia.
Hasil reviewnya: Harus, harus, harus tonton.
Keduanya adalah film indah yang akan membuat anda berucap lantang, "Baguuuuussss" sambil tersenyum di endingnya. Wajib tonton. Bersama keluarga atau teman juga lebih bagus. Menambah efek kebaikan yang ditanamkan pesan moral film ini kepada penontonnya. Salut buat Pak Hayao Miyazaki, penulis, sekaligus sutradara filmnya, sekaligus co-founder Studio Ghibli. Jadi pengen hunt film-film keluaran studio itu nih. Ada yang punya? Minta dong. 
—
Trivia: Pak Hayao ini ternyata saling menginfluence dengan Om Lasseter. Kenal? Buktinya, dalam film Spirited Away ada ‘karakter’ yang muncul sesaat, yaitu si lampu yang bisa loncat-loncat [mirip logo perusahaan si Om, yang inisialnya P]. Dan sebaliknya edisi dub English dari film ini ditangani langsung sama Om Lasseter. Efeknya, saat menonton edisi dub-nya, gerak bibir karakter dengan suaranya tidak terlihat aneh.
Saya gak mau ikut-ikutan mbak ini atau mbak ini ataupun mbak ini dalam membuat Tumblr. Lagian buat apa sih. Ngabis-ngabisin energi listrik aja. Hayo siapa yang bisa bikin 10 alasan kenapa harus bikin tumblr? Saya beri tantangan nih.
Buat saya blog ini juga bisa dipake begituan. Post-post singkat gak penting kan? Haha.
Bikin kategori baru deh. tumblr.
To do:
Pernah lihat salah satu diantara 8 orang di gambar ini?
Belum pernah?
Yakin?
Wah, kasihan sekali anda kalau belum pernah.
Tapi kalau orang yang ada di gambar di bawah ini, pasti pernah kan?
Yup, benar. Gambar yang terakhir ini adalah kumpulan foto-foto Bli Wayan Balawan. Gitaris legendaris asal Bali yang menemukan teknik tapping 8 jari pada permainan gitar elektrik. Pengakuan atas kehebatannya bermain gitar di dunia bahkan melebihi di dalam negeri sendiri.
Ada dua kesamaan diantara foto 9 orang yang ada pada post ini selain mereka semua sama-sama laki-laki dan sama-sama masih hidup. Kesamaan pertama adalah, mereka sama-sama berasal dari Bali. Yup, 8 wajah ancur orang-orang di foto pertama, yang sebaiknya-tidak-terlalu-lama-dilihat-demi-kesehatan-mata-dan-mental, adalah beberapa anggota Unit Kesenian Bali Maha Gotra Ganesha ITB. Meskipun tidak semuanya native, tapi kedelapannya setidaknya menghabiskan masa-masa bersekolahnya di Pulau Dewata.
Dan kesamaan kedua, yang menjadi main topic pada post ini adalah:

Kurang terlihat?
Oke, ini lebih jelasnya:

Hehehe. 11 April besok, di lapangan basket CC ITB, Kita-kita sama Bli Balawan bakal sama-sama nampil sepanggung dalam kolaborasi di acara GME. Pada nonton ya. Kapan lagi nonton Balawan sepanggung sama MGG. Huehuehue.
NB: 7 dari 8 orang dari MGG itu asal sekolahnya sama. SMAN 4 Denpasar. Punya ikatan alumni di Bandung namanya Pariprasnena. Mungkin harusnya tercantum di posternya, ‘Balawan Trio in collaboration with Pariprasnena & Friends’. Wkwkwk.
Pertama kali tahu keberadaannya, oleh gunjang-ganjing teman seband. Yang katanya dia adalah wanita sempurna. Cantik, pintar, baik, ramah, skill musiknya oke, sporty juga, tajir, aktivis, banyak kegiatan dimana-mana, gaul, dan banyak lagi hal yang bisa dikagumi laki-laki terhadap seorang wanita. Bahkan, lead composer band kami, membuat sebuah lagu yang dibuat untuknya terinspirasi darinya. Sayang sekali, ketika ada kesempatan bagi band kami untuk latihan bersama dengannya [dia bermain biola], saya harus absen karena sesuatu hal. Sial. Padahal saya ingin melihat ekspresinya ketika tahu lagu tersebut dipersembahkan untuknya. Saat mendengar bahwa dia telah memiliki seseorang, beberapa personel kami patah hati. Akan tetapi mulai bisa nerimo setelah tahu seseorang tersebut ganteng, baik, skill musiknya [bass] keren pisan, aktivis [ketua himpunan, gitu], tajir, dan banyak lagi hal yang hanya dimiliki oleh penggabungan sifat-sifat unggul personel-personel band kami [gitaris kami, tajir tapi jelek; basis kami, skill tapi jelek; drummer kami, aktivis tapi jelek; keyboardis band kami, udah gendut juga jelek; saya, baik tapi agak ganteng sedikit].
Itu tahun pertama dan kedua. Tentunya euforia berlebihan terhadapnya mulai menyusut seiring waktu. Di tahun ketiga, saya akhirnya mendapat kesempatan bekerja sama dengannya dalam suatu kepanitiaan olimpiade. Kalau tidak salah di divisi non-pertandingan. Saya yang mendaftar di dalam divisi tersebut [karena ketua divisinya adalah bung IPK 4 yang ini, yang notabene sejurusan] akhirnya mendapat kesempatan untuk berkontribusi setelah sebelumnya gaji buta, pada acara one week tour. Ceritanya dalam seminggu, panitia membawa obor olimpiade ke himpunan-himpunan sebagai bentuk dukungan mereka terhadap olimpiade. Kalau tidak salah, dia adalah ketua panitia acara ini. Long story short, saya berhasil dijebak manusia ber-IPK 4 untuk menjadi danlap hari terakhir acara tersebut. Jadilah saya berputar-putar di seputar kampus berteriak-teriak membawa TOA "turunkan harga BBM, turunkan harga tempe, turunkan harga HP, saya mau beli HP" mengunjungi himpunan-himpunan. Disana, kali pertama saya berkenalan dengannya, melalui mediator bung IPK 4.
"Shana," Ujarnya saat menjabat tangan saya. "Makasih ya, sudah mau jadi danlap. Lain kali minta tolong lagi ya." sambil melempar senyum. Saya terdiam sesaat, terpesona lebih tepatnya. Ada semacam aura [yang sekarang saya definisikan sebagai, Aura Shana] disana. Aura itu membuat saya rasanya ingin membantu lebih banyak lagi di olimpiade. "Dendy," jawab saya, tanpa menyadari orangnya sudah tidak ada disana.
Di tengah tahun ketiga, baru saya mendapatkan kesempatan benar-benar mengenalnya. Ketika dia menghampiri saya di suatu hari yang cerah untuk jiwa yang sepi, menawarkan saya untuk ikut berkontribusi di kabinet Ijul yang baru saja terpilih menjadi presiden KM ITB. Ketika itu, saya memang ingin menyalurkan energi berlebih. Siapa tahu nanti di kabinet dapat kecengan, lalu jadian, lalu nikah, lalu punya anak, lalu seterusnya. Jadi, tawaran menjadi wakil menkominfo itu saya iyakan saja tanpa pikir panjang. Haha. Sungguh merupakan hari yang cerah bagi dia, menteri kominfo, dapat satu wakil tanpa perlu persuasi susah payah.
Di kominfo, saya jadi kenal banyak wanita yang sering dipanggil shabul ini [shana bulet, shana gembul, shana shabul, dll]. Panggilan sayang tersebut datang, terutama karena pipinya yang menutupi sebagian besar mukanya. Hahaha. Saya juga lebih mengenal apa itu Aura Shana, beserta efek positif maupun negatifnya [Berbahaya, lho. Bagi lelaki single, ganteng, kepedean kalau lama-lama berada dekat dia. Haha.]
Demikianlah, akhir dari awal perjumpaan saya dengan wanita luar biasa ini. Selama setahun bekerja bersamanya, banyak hal yang saya pelajari. Banyak tawa, sangat sedikit air mata, dan beberapa murka. Terutama akhir-akhir kepengurusan. Hehe. [Maap ya, Bu]. Satu yang paling saya ingat dari wanita ini, adalah senyumnya. Selalu mengiringi kemana dia pergi. Di balik senyum itu ada kepercayaan untuk mengubah lingkungan sekitarnya, dan bahkan dunia, menjadi lebih baik. Karena itu ketika dia mencalonkan diri dan terpilih sebagai presiden [wanita pertama] KM ITB, saya yakin, kemahasiswaan ITB akan menjadi lebih baik. Indonesia akan menjadi lebih baik.
Selamat kepada Shana Fatina Sukarsono yang telah terpilih menjadi Presiden Kabinet KM ITB 2008/2009. Semoga bisa menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Sebagai ucapan selamat, ini lagu dari SWGTB yang dulu kami persembahkan untukmu. Hwehehe.
![]()
Biola Penyayat Hati by SWGTB
Gerakanmu
Indah tak hanya bagi diriku
Menakjubkan tak hanya untukku
Kau sempurna
Banyak orang berkata begitu
Dan memancing angan kesombongan, untuk memiliki(*)
Cahayamu
Datang menyilaukan mata ini
Menyenangkan juga memedihkan
Bukan salahmu
Sinar itu terpancar darimu
Mungkin memang engkau yang terpilih
tuk tebarkan aura kekagumanBridge:
Ketidak mampuan aku untuk mendekati,
kadang kala menyakitkan hatiReff:
Back to * (1x)
Nada indah teruntai bukan tuk dinikmati
bagai biola penyayat hati
damai suara menggema bukan tuk diikuti
engkau biola penyayat hatisha nana nana nana nana,
sha nana nana nana nana,sha nana na nana na nana nana nana,
na nana nana nana nana (3x)Reff:
Nada indah teruntai bukan tuk dinikmati
bagai biola penyayat hati
damai suara menggema bukan tuk diikuti
engkau biola penyayat hatiEngkau biola penyayat hati.
Biola, penyayat hati.
Lagu bisa didengarkan disini.
Sebenarnya sudah lama sih ide postingan ini. Lebih tepatnya sejak pertama kali nonton iklannya. Yup, tentang sebuah iklan TV produk sabun mandi merek terkenal, L*X. Saya yakin, sudah banyak yang tahu iklan ini. Iklan tentang Luna si gadis biasa. Haha.
Buat yang belum pernah lihat iklannya di TV, ini ternyata ada klipnya di situs resminya. Di sini. Buat yang belum pernah lihat iklannya dan males ngeklik linknya juga, ada satu kalimat yang bisa menjelaskan secara singkat isi iklannya: baca judul post ini aja. Hahaha.
Si Luna lagi berlari-lari kecil di hutan, lalu secara ajaib dengan ekspresi orang tolol menemukan batu ajaib nan harum di tengah hutan, which is the sabun yang mengandung magic spell1, lalu mandi di kolam dengan sabun itu dengan ekspresi orgasme, sambil ditontoni hewan-hewan hutan yang horny, lalu gesture dia berubah jadi jalang, lalu tahu-tahu dia mengenakan outfit dengan belahan dada rendah dan rok mini dan high heels [jangan lupa, tatapan sok misterius wanita penjaja seks belakang stasiun], lalu semua orang di sepanjang jalan2 memelototi dia plus pingsan-pingsan terpesona, lalu rumah-rumah yang dia lewati sekonyong-konyong berubah jadi disco, hotel, kasino, dll.
Sekian. Did i miss something? Tambahin ya. Hehe.
Menurut saya, iklan animasi 3D3 ini, definitely, GAGAL. Respon sejenis lainnya bisa dilihat disana dan disitu.
NB: Ternyata si pemilik merk tidak sependapat dengan saya tentang kempuhan iklan ini. Sejak beberapa hari yang lalu, saya melihat billboard besar seperti gambar di bawah ini di perempatan simpang dago. Sial. Kembalikan Tamara/Dian/Luna Maya kami!
Gambar diambil di sini.
–
1 = Terjemahan kasar: PELET
2 = Dunia Luna sepertinya dunia satu gender. Karena tampaknya semua orang yang dilalui Luna adalah laki-laki. Eh eh… Lalu, Luna apa dong? Bukan orang?
3 = Fakta bahwa iklan ini menggunakan animasi 3D cukup menyatakan bahwa tidak ada wanita yang mau membintangi iklan ini. Mereka lupa menawarkan kepada Dewi Persik kali ya?
Akh. Gagal, kan. Gara-gara keasyikan mengedit dan mengubah tampilan blog, tanpa disadari pukul 00.00 sudah berlalu. Artinya hari ini sudah tanggal 2 April. Padahal tadinya mau membuat post ini tepat pada tanggal 1 April. Alasannya kenapa, nanti deh dijelaskan.
Ceritanya blog ini baru saja saya refresh. Terutama yang paling terlihat sih, tampilannya. Kini bernuansa merah marun. Kenapa merah marun? Tidak ada tujuan spesifik. Ketika saya mencari theme yang baru pada template yang tersedia di blogsome ini, saya mencari theme yang bernuansa tidak putih. Karena ingin rasa yang sama sekali berbeda dengan suasana yang lama, putih. Akhirnya pilihan jatuh pada theme Red Train ini.
Hal pertama yang saya lakukan, membuat header baru untuk menggantikan header pada template. Header pada theme blog yang lama, dibuat oleh mandhut, penjelasannya ada disini, paling bawah. Akan tetapi kali ini, karena memang sudah malam dan kebetulan si gendut juga lagi banyak tugas yang menumpuk, saya terpaksa turun tangan dalam membuat header baru sendiri. Hehehe.
Gambar ini saya dapatkan dari folder deviant yang pernah saya copy dari laptop kakak saya [full versionnya disini]. Belakangan saya tahu dari browsing, gambar berjudul ‘Road To…’ ini dibuat oleh nickname nyolc8 di deviantart [Credit untuk mas nyolc8 atas gambarnya. Thanks]. Saya memilih gambar tersebut karena dua alasan. Pertama, minimalis. Kedua, lucu. Hehehe. Jadilah sedikit sotosop turun tangan untuk mengganti background gambar asli dengan warna merah marun. Tentunya agar lebih sesuai dengan theme blog yang baru.
Lalu. Sedikit merubah side menu. Karena ternyata template yang baru tidak selengkap template yang lama. Untungnya blogsome menyimpan backup source code dari file html maupun file css yang lama. Karena itu perubahan jadi lebih mudah dilakukan. Setelah itu, penyesuaian terhadap aplikasi luar yang jadi widget di side menu juga dilakukan. Terutama pada aplikasi mybloglog dan shoutbox. [Lupa euy, username ama password buat counternya blog patrol
]
Long story short, blog ini telah direfresh. Meski masih akan mengalami perubahan kedepannya, mudah-mudahan langkah ini bisa menyegarkan kembali saya dalam menulis. Agar bisa dilakukan secara kontinu. Seharusnya sih, refreshing tidak hanya dilakukan pada tampilan. Tapi juga pada penulisnya. Hehehe. Itu alasannya kenapa saya ingin menuliskan post ini pada tanggal 1 April tadi. Yang mana merupakan tanggal yang terkenal akan April Fool’s Day a.k.a. April Mop [Yang tidak mengerti, bisa lihat disini]. Kalau saya berhasil menulisnya kemarin [atau tadi], ketika blog ini mulai hiatus atau dorman lagi dan teman-teman mulai bertanya, "Mana? Katanya mau terus menulis?" Saya tinggal mengatakan, "Kan April Mop
"
Tampaknya berkurang alasan untuk tidak mengupdate blog… 
Terakhir, sebagai penutup post terbaru pada tahun 2008 ini, saya berikan anda kedipan maut:

Hemm, 2 bulan sudah tidak menulis disini.
Sekedar klarifikasi untuk post sebelum ini. Apapun makna yang tersembunyi di balik post itu. Itu sudah berlalu. Anggap saja oknum Mark sudah bisa melupakan Juliet, dan mereka berdua (Juliet dan Peter, maksudnya) sudah melanjutkan hidupnya bahagia selamanya. Hehe. Setidaknya begitu menurut si Mark.