December 7, 2006

cermin

Filed under: stories

 mirror mirror on the wall..

Pagi ini, begitu bangun tidur, jam setengah 10, dan menyadari bahwa lagi2-bangun-kesiangan-sehingga-telat-untuk-ikut-kuliah-jam-9-
dan-akhirnya-terpaksa-bolos…, secara gak sengaja aku bercermin. Secara cerminku dipasang di dinding di atas kasurku [perhatikan pembacaan kata ‘secara‘ disini berbeda dengan kalimat sebelumnya, dimana ’secara’ disini bisa diartikan ‘mengingat’ (dasar anak2 gaul jaman sekarang, seenaknya bikin istilah sendiri…), sementara secara pada kalimat awal berarti… ya… secara. Bingung? Sama emoticon ]

The point is, entah kenapa saat itu yang kuliat di dalam cermin berbeda dengan yang biasanya kutemui disana…
Selain belum mandi dan rambut acak-acakan [tapi masih tetap ganteng tentunya…emoticon] tampak ada sesuatu yang berbeda. Aneh. [Bukan, bukan… Bukan tampangnya yang aneh, tapi perasaaan ini yang aneh.]

Secara Mengingat masih ada kuliah jam 10, aku mengabaikan keanehan perasaan tadi. Dan langsung bergegas mandi. Tidak lupa menggosok gigi, dan membersihkan tempat tidurku. Setelah mandi, dan dengan sukses memulangkan handuk, baju kotor, dan alat-alat mandi ke tempatnya [tentunya kali ini gak mungkin lagi bisa sampoan pake sabun lux, samponya udah punya sendiri! ], aku bercermin lagi…

Whoa. Ini dia muka yang selalu ada tiap saat. Muka yang biasa kutemui disana.
Lha, sebegitu signifikankah perbedaan itu? Padahal mukanya ya gitu-gitu aja, [baca: ganteng-ganteng aja].

Tapi bener loh wahai para pembaca blog yang budiman dimana pun ada berada baik di studio maupun di layar kaca. Wajah yang ada disana waktu baru bangun itu kaya ada yang beda. Sayangnya kalo mau liat lagi harus tunggu pagi besok, masa iya sekarang disuruh tidur 6 jam lagi. Kan ada kuliah jam 10…

Hah?

Kuliah….

Jam 10… 

BUSET. TELAT!

-To be continued-