semester 6 bagi anak-anak IF ITB, terkenal…
terkenal menjerumuskan para mahasiswa ke dalam jurang kenistaan, jurang kehampaan, palung gelap tak berdasar…
oke oke, blbh nih gw.
semester yang kebetulan sedang dialami oleh angkatan 2004 ini kabarnya memiliki mata kuliah-mata kuliah yang memberikan mahasiswanya tugas-tugas yang melebihi beban SKS sesungguhnya. Belum lagi yang dialami beberapa oknum 2004 yang terpaksa harus mengambil kembali mata kuliah dewa di semester 4, lengkap dengan tugas besarnya, demi suatu pendalaman ilmu 
kalo mau penjelasan lebih lengkap dengan pic yang cukup… err… jelas. silahkan baca post terakhirnya Sila.
anyway sebenernya bukan itu yang mau gw ceritain. kalo mau tau cerita ttg anak2 IF seputar semester 6 mah situ tinggal baca majalah atau nonton infotainment. majalahnya judulnya trubus atau misteri, infotainmentnya judulnya buser atau sergap… 
banyak tugas, berarti banyak pengumpulan, banyak pengumpulan berarti banyak… ya berarti banyak yang harus dikerjain lah. salah satunya adalah dokumen. laporan2, proposal, review, dsb dst dsh…
sebagai bagian dari tim yang pintar merangkai kata-kata, gw kebanyakan ditugasin di dokumen.
[hehe… sebenernya sih gara2 kebanyakan GB. ni aja masih sempet bikin post blog
]
karena berurusan dengan dokumen itulah maka akhirnya gw menulis kan post ini.
[akhirnya masuk ke inti tulisan…]
tiap dokumen itu kan pasti ada halaman cover kan. nah secara berhubung itu dokumen formal, ya gak mungkin lah covernya ada foto gw atau foto model2 yang lain… [secara gak langsung mensejajarkan diri dengan para model… hmm] Pasti ada judul dokumen, dibuat dalam rangka apa, pembuatnya siapa, gambar gajah duduk, terakhir nama prodi atau departemen atau sekolah, dll.
pas masukin gambar gajah duduk gw jadi kepikiran,
emang kenapa ama logo ITB yang dulu ya?

kenapa harus diganti? jelek? kurang formal? padahal kan itu logo yang desain katanya emang desainer kondang?
[lupa siapa namanya, pokoknya gw pernah liat hasil2 karyanya di majalah Concept]
dan katanya logo itb itu udah melambangkan filosofi para mahasiswanya…
- huruf i dengan bulatan besar:
mahasiswa baru ITB, masih fresh lulusan SMA, kepala besar. sombong. terutama karena bisa masuk ITB. kan katanya masuk ITB susah.
- huruf t yang langsing:
menimba ilmu di ITB. penuh tekanan batin dan mental. akhirnya ngaruh ke fisik. jadi kurus. tak terurus. apalagi mahasiswa rantau. tapi tangan membentang. merangkul teman-teman. banyak yang senasib, seperjuangan.
- huruf b kecil:
alumnus ITB. akhirnya lulus. jadi orang pintar. banyak tawaran kerja. perut buncit. makmur…
memang, bagi anak2 itb sendiri, filosofi tadi kayanya cocoknya emang itb jaman dulu. bagi beberapa orang mahasiswa itb, filosofi diatas udah gak relevan. terutama sih di bagian ‘huruf b kecil…’ != banyak tawaran kerja. hahahah…
trus sekarang diganti jadi yang baru.
hmm… kira -kira filosofinya apa yah?
kalo diliat-liat lagi… kayanya mirip logo apaa gitu…
hayo kira2 logo apa?
yang ini bukan…
atau yang ini? 
hahah…
cuma beda theme doang. btw, gimana kalo logo ITB yang baru kita kasi warna…
jadi gini:


atau jadi gini…

lucu juga…
btw, ada yang tau [terutama para penghuni ganesha 10] kenapa kampus kita tercinta mengganti logonya? en, menurut kalian piye, setuju gak diganti (lo prefer yang mana, lama atau baru)?