March 25, 2007

japanese psikotest-gak penting

Filed under: stories, blogs

Masih pada background semester 6 yang penuh derita, sebagai konsekuensi dari tugas seabrek yang sebagian besar pengerjaannya berkelompok, rumah kontrakan saya beserta 7 orang laki-laki nista lainnya [yang semuanya kuliah di jurusan yang sama di kampus yang sama] jadi kena imbasnya. Rumah ini jadi sering dipakai buat basecamp kelompok tugas oleh penghuni-penghuninya. Salah satunya yang sering berkunjung untuk mengerjakan tugas bersama adalah kelompok tugasnya dugong [nama samaran -red].

[WARNING: Meskipun backgroundnya bercerita tentang tugas, semester 6, dan kuliah, post ini sama sekali tidak berhubungan dengan dunia akademis. Jadi bagi anda pembaca blog ini yang mengharapkan sesuatu seperti pembahasan tugas, link ke situs2 referensi, bahan ujian, atau bahkan bocoran ujian, mohon segera mengklik kotak merah yang ada tanda silangnya di pojok kanan atas… emoticon]

Ceritanya bermula ketika kelompok tugas ‘Laskar Dugong’ baru saja bubar seusai mengerjakan tugas. Beberapa ada yang sudah pulang dan ada juga yang masih bertahan di kamar tempat mereka bekerja. Tersisa hanya tiga makhluk, Keti, Tangos, dan si Dugong itu sendiri sebagai pemilik kamar [sekali lagi demi keamanan tokoh aslinya, semua nama bukan nama sebenarnya. Tapi nama panggilan… emoticon]. Sebagai salah satu penghuni rumah yang baik, saya pun menyempatkan diri bersosialisasi dengan mampir mengunjungi kamar nomor 2 tersebut [apalagi dengan tersiarnya kabar ada konsumsi yang dibagikan. Yang ternyata cuma hoaxemoticon]

Ketika itu mereka tampak sedang tertawa-tawa bersama. Hmm, dugaan saya, terjadi salah satu diantara dua pilihan ini: Pertama, mereka telah mencapai klimaks titik jenuh dalam membuat tugas sehingga membuat mereka melewati batas waras dan tidak waras. Atau yang kedua, mereka memang sedang melakukan aktivitas yang menyenangkan bersama. Saat itu tampaknya pilihan kedua tampak lebih masuk akal, karena barang-barang pecah belah atau objek-objek berat di kamar itu terletak masih pada tempatnya [yang saya yakin kalo pilihan pertama yang terjadi, maka seharusnya benda-benda itu… ehm, tidak ditempatnya lagi].

Saya pun memutuskan untuk ikut bergabung dalam aktivitas menyenangkan tersebut. Rupanya aktivitas menyenangkan tersebut adalah ketawa bersama. Dengan cara… ya tertawa. Mereka sedang membaca cerita-cerita lucu yang ada di satu folder di komputernya dugong dengan judul folder.. ‘Cerita Lucu’. [Hmm, tampaknya, jelas. Tidak ada sesuatu yang ingin disembunyikan di folder ini*] Rupanya ini salah satu bentuk pelampiasan stress setelah mengerjakan tugas. Wajar, mengingat untuk mahasiswa IF ITB semester 6, pilihan pertama [yang disebut di paragraf sebelumnya] kemungkinan terjadi.

NB: Sebelum anda membaca bab ini, saya menyarankan bagi anda yang memiliki waktu tidak banyak untuk membaca post ini untuk langsung ke paragraf berikutnya. Tidak disangka bab pendahuluan post ini telah mencapai paragraf kelima. Ya betul, ini baru pembukaan. Tampaknya jemari saya terlalu terlena dengan rangkaian kata-kata dan untaian kalimat-kalimat. Termasuk juga kalimat ini, yang menambah panjang daftar kalimat yang seharusnya bisa dihilangkan dari post ini tanpa ingin mengurangi pesan yang ingin disampaikan [penulis: pesan? pesan apa?] Dan di akhir paragraf ini, saya berterima kasih atas waktunya untuk tidak melewati paragraf ini, karena seperti yang kita ketahui bersama bahwa… [CUT. Cukup. Cukup den.]

Sampailah pada inti cerita ini. Kita berempat sampai pada file text yang berjudul japanese psikotest.txt. Rupanya isi folder itu tidak hanya cerita-cerita lucu saja. Tapi juga ada file-file berisi kata-kata mutiara, kuis-kuis mini, gambar-gambar telanjang, pertanyaan-pertanyaan psikotest, dll. [kalau ada diantara anda yang berhenti sejenak pada kata telanjang, berarti anda tidak menyimak *. Sudah saya terangkan sebelumnya, tidak ada yang perlu disembunyikan dari isi folder ini. Dari gambar anjing telanjang, kucing telanjang, badak telanjang, dan binatang-binatang lainnya, ada yang perlu disembunyikan? emoticon]
Gambar anjing lucu ini gak ada hubungannya dengan post ini. Sumpah.

Kembali ke japanese psikotest.txt, ketika itu kami berempat membaca pendahuluannya:

Psikotest ini saya ambil dari email internet, diterjemahkan oleh orang tersebut dari bahasa asalnya Japanese.Anda akan menemukan hasil yang sangat mengejutkan.Orang yang memikirkan game ini, konon sesudah membaca mail ini, harapannya dapat terkabul. Pasti anda akan terkejut melihat hasilnya.!!!

Hahahahaha, bahasanya hoax banget. Hanya kurang, ’sebarkanlah tulisan ini kepada seribu orang temanmu…’ Berhubung kami berempat memang lagi lucu-lucuan ya kami teruskan membacanya.

Cuma janji dulu,
JANGAN MEMBACA JAWABAN DIBAWAHNYA TERLEBIH DAHULU. ISI DULU INSTRUKSI YANG DIMINTA. BACA SATU PARAGRAF DEMI SATU PARAGRAF.

Pertama-tama siapkan bolpen dan kertas. Waktu memilih nama, anda harus memilih orang yang anda kenal. Jangan terlalu banyak mikir, tulislah apa yang ada di kepala anda.

Beberapa dari kami berpikir mungkin seru juga kalo dikerjakan bersama-sama. Akhirnya semua mengambil alat tulis dan kertas masing-masing. Dugong sebagai operator menscroll file txt itu kebawah sambil membacanya keras-keras agar terdengar oleh kami berempat.

  1. Pertama-tama tulis angka 1 sampai sebelas di kertas anda (secara vertikal)
  2. Tulis angka yang paling kamu senang (antara 1-11) disebelah angka No.1 dan 2
  3. Tulis 2 nama orang (lawan jenis) yang kamu kenal, masing-masing di No.3 dan No.7
  4. Tulis 3 nama orang yang kamu kenal di No.4, 5, dan 6. Disini kamu boleh menulis nama orang di keluarga, teman, kenalan. Siapapun OK. Cuma harus yang kamu kenal
  5. Di no.8, 9, 10 dan 11 kamu tulis nama judul lagu yang berbeda-beda
  6. Terakhir, tulis kamu punya permohonan. (Kamu minta permohonan)

Haha. Sounds familiar? Begitu juga dengan saya. Rasanya saya pernah mendapatkan kuis-kuis semacam ini. Meskipun tidak sama persis, paling tidak sejenis. Tapi sekali lagi namanya juga lucu-lucuan, jadinya dikerjakan saja. Begitu juga dengan anda wahai pembaca blog. Saya menyarankan, kalau memang ada waktu luang, ayo monggo dikerjain. Siapa tahu bisa ketawa-ketawa sendiri dengan hasilnya.

Oke kembali ke cerita kami. Setelah mengerjakan 6 perintah di atas [kalo saya cukup 5. Masalah permohonan, itu sudah saya panjatkan ke Tuhan lewat doa emoticon], dengan wajah senyum-senyum sendiri [menambah panjang daftar alasan-kenapa-kami-layak-dikira-gila], kami mulai scroll ke bawah melihat arti dari jawaban-jawaban atas perintah-perintah tadi.

NAH……… dibawah ini ada jawaban dari psikotestnya mudah-mudahan cocok jawabannya.

Demi kenyamanan teman-teman yang benar-benar mau mengerjakan. Jawabannya saya putihkan.

  1. Anda harus memberitahu ke orang yang anda tulis di No. 7 tentang psikotest ini.
  2. Orang yang anda tulis di No.3 adalah orang yang kamu cintai.
  3. Orang yang anda tulis di No.7 adalah orang yang kamu suka, tetapi bertepuk sebelah tangan.
  4. Orang yang anda tulis di No.4 adalah orang yang anda rasa paling penting bagi anda.
  5. Orang yang anda tulis di No.5 adalah orang yang paling mengerti tentang anda.
  6. Orang yang anda tulis di No. 6 adalah orang yang membawa keberuntungan pada anda.
  7. Lagu yang anda tulis di no. 8 adalah lagu yang ditujukan untuk orang No. 3
  8. Lagu yang anda tulis di no.9 adalah lagu yang ditujukan untuk orang No.7
  9. Lagu yang anda tulis di no.10 adalah lagu yang melukiskan apa yang ada di hati anda.
  10. Terakhir, lagu yang anda tulis di No.11 adalah lagu yang melukiskan hidup anda.

"Wuaaa bener…"

"Akh… tepat."

"Sial. Kok pas ya?"

"Anj*ng. Bener banget."

"Gila… dendy ganteng banget…"

Oke, oke. Mungkin yang terakhir itu saya karang sendiri, tapi kira-kira demikian reaksi dari kami satu persatu bermunculan ketika si Dugong membacakan jawabannya berurutan dari nomor satu sampai sepuluh. Haha. Kocak juga. Apalagi ada yang sampai histeris teriak-teriak lalu loncat-loncat dan jingkrak-jingkrak dan… tentunya itu bukan saya.

Lalu bagaimana dengan reaksi saya? Hmm. Sebenarnya tentang inilah yang ingin saya share disini, dan seharusnya hal inilah yang menjadi topik utama post ini. Tapi berhubung post ini nampaknya sudah mulai terlalu panjang dan terlalu membosankan, saya akhiri sampai disini saja. Hehe. Jadi post bersambung lagi… Tapi, buat anda para pembaca, kalo kebetulan senggang dan terdampar disini, boleh juga hasilnya dishare di bagian comment. Siapa tahu malah hasil anda jauh lebih menarik dibandingkan post ini sendiri.

BAGAIMANA APAKAH CUKUP JITU ??????
 
Anda harus mengirimkan email ini ke 10 orang dalam waktu < 1 jam.

Dengan begitu, permohonan anda akan dikabulkan.
Kalau anda tidak mengirimkannya, niscaya permohonan anda akan terjadi yang sebaliknya.

 Hahah, ternyata disini, bagian hoaxnya…

4 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://duta.blogsome.com/2007/03/25/japanese-psikotest/trackback/

  1. Gw nyoba, tapi kok yang bener cuman yang nomor 3 doang ya? yang lainnya nggak tuh… :D

    Comment by udhee — March 26, 2007 @ 11:42 am

  2. Yah, ini kan dari jaman SMA… Kuno kali kau Dendy :)

    Comment by Zakka Fauzan Muhammad — March 26, 2007 @ 8:28 pm

  3. Ah.. mana jawaban muu?? Publish doong.. Tunjukkan nyali muu..!
    PS: Gak semua nya punya tombol merah bertanda silang di kanan atas.. Hehe..
    PS2: Hidup Mac! :P

    ~[sil]

    Comment by sila — March 28, 2007 @ 5:17 pm

  4. boonk ah! jawaban yg bener cuma 1.. kbetulan itu juga..

    Comment by achie_freak — May 28, 2008 @ 11:08 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.