April 7, 2007

dibalik acara jumat kemarin malam

Filed under: uncategorized, thoughts

saya kecewa sama seseorang,
karena dia melepaskan diri dari tanggung jawab dari suatu kepanitiaan di suatu acara karena suatu idealisme. Saking tingginya kebutuhan akan idelismenya, bahkan pada h-1 acara pun dia tidak menyempatkan diri untuk hadir barang sejenak, bahkan untuk sekedar sms menyampaikan excuse atau apa pun. Kalau pun memang mengejar idealisme itu, harusnya dia dari awal menolak tanggung jawab yang diserahkan padanya.

saya kecewa sama seseorang,
karena ketika teman-teman yang lain dan saya berharap dia datang, bukan hanya karena tanggung jawabnya, tapi juga karena nilai persahabatan, dia tidak juga datang. Dia tidak sempat merasakan nikmatnya kerja tim, meski dengan segala keterbatasan yang ada, tapi paling tidak, keringat, canda, tawa, dan lelah itu bisa menjadi suatu kisah klasik.

saya kecewa sama seseorang,
karena ketika teman-teman yang lain sudah berhenti berharap dia akan datang, tapi saya masih, dia tidak juga datang. Mungkin baginya saya sama seperti teman-teman yang lain. Yang berada pada kondisi ‘tidak ideal’ seperti yang diharapkannya itu. Pada kenyataannya saya menganggap dia mempunyai nilai lebih yang dibutuhkan oleh acara tersebut, meski tidak berada dalam tanggung jawabnya.

saya kecewa sama seseorang
karena di pagi hari keesokan harinya, hasil kerja keras itu menjadi sesuatu yang bisa dibanggakan. Ironisnya, terutama pada bagian yang harusnya menjadi tanggung jawabnya.

saya kecewa sama seseorang
karena dia tidak ikut menangis bersama, ketika hasil kerja keras semalaman itu harus diuji olehNya dengan setitik hujan bahkan detik-detik menjelang acara dimulai. Begitu juga dia tidak ikut tertawa lega bersama ketika ujian itu berhenti tepat pada saatnya, hingga semua kekhawatiran terbuang dan acara dapat berjalan.

saya kecewa sama seseorang
karena ternyata acara ini mungkin menjadi suatu tonggak perubahan pada organisasi tempat acara ini berjalan diatasnya. Dan dia tidak berada di dalamnya untuk ikut terlibat, padahal dengan segala keluhan-keluhannya akan idealismenya pada organisasi itu.

tapi saya lebih kecewa pada diri sendiri.
karena saya adalah adiknya, dan saya tidak bisa berbuat apa-apa atas kekecewaan-kekecewaan saya ini.