April 17, 2007

sedang berduka

Filed under: stories
Hari ini, 17 April 2007, saya kehilangan salah seorang keluarga lagi. Setelah beberapa bulan yang lalu kehilangan seorang paman, kini menyusul seorang paman lagi. I Gusti Arya Mandala, kakak kandung dari ibu saya.

Seperti yang dulu, kali ini juga karena penyakit dan juga lagi-lagi diluar perkiraan. Maksudnya, tidak ada tanda-tanda kritis atau sebagainya. Tahu-tahu tadi siang saya menerima telepon dari mama saya, yang menangis, memberitahukan kabar duka ini. Tapi saya belum tahu kabar detailnya. Mungkin orangtua saya masih repot dan hingga malam ini pun belum menelepon lagi memberitahukan kabar. Hanya sms pemberitahuan tanggal penyiraman, dan pelebonnya [pembakarannya], 25 dan 26 April 2007.

Sesuai tradisi orang Bali, orang yang meninggal akan dikremasi dalam suatu upacara adat yang dikenal luas bernama ngaben. Mudah-mudahan, jika tidak terbentur tugas atau kuis mendadak, saya bisa menyempatkan diri untuk pulang dan membantu sanak keluarga di rumah.

Selamat jalan, Uwe Tong. Semoga jiwamu mendapat kesempurnaan bersatu kembali denganNya. Untuk Tante Rum, Rejang, Legong, Baris, dan Pepeng, semoga kalian semua diberikan ketabahan dalam melepas kepergian fisiknya, dan selalu yakin ia kini bisa bersama kita selalu tanpa terikat lagi ruang dan waktu.

Sekedar post untuk update blog

Filed under: thoughts, stories

Maaf ya blog. Sudah cukup lama tidak diupdate isinya. Maaf juga bagi para pembaca [entah mengapa saya merasa harus meminta maaf kepada pembaca emoticon]. Sebenarnya, ini adalah usaha yang ketiga kalinya [ya. ketiga kalinya] dalam mempublish post baru.

Usaha pertama digagalkan oleh rasa malas, dan usaha kedua digagalkan oleh munculnya bluescreen pada layar monitor saya. Tampaknya
sudah saatnya saya mengupgrade memori saya [memori komputer saya lebih tepatnya…]

Oke, coba saya ingat-ingat dulu apa yang ingin saya tuliskan pada usaha-usaha sebelumnya. Hmm, kalau tidak salah yang pertama, meminta maaf kepada blog dan pembaca atas tidak terupdatenya tusuk gigi ini. Selanjutnya…
Lupa. Hehehehe.

Oh iya, kalau tidak salah saya ingin memberikan review acara yang diadakan oleh unit saya, unit kesenian Bali MGG ITB, yaitu ‘Bali Tenget’, yang diadakan pada tanggal 6 April 2007 di lapangan Campus Center ITB. Oke reviewnya sebagai berikut:

Bisa dibaca di sini.

Heheheh… Punteun ya teh Rika, dipinjem reviewnya emoticon Terus terang, sudah malas membahasnya. Selain memang karena acaranya sudah lama berlalu, ada insiden kecil yang membuat saya agak ‘terluka’. Saya kehilangan sebuah ponco dan sebuah tas termasuk isinya. Yaitu: agenda berisi catatan-catatan penting dan KSM [Kartu Studi Mahasiswa]emoticon, kamen dan saput, [keduanya adalah sebutan dalam bahasa Bali untuk kain yang digunakan pada pakaian adat Bali sebagai pengganti celana] dan sebuah palu [kalau yang ini… ya palu. Pemukul paku, kalau tidak salah]
Hiks. Jadi teringat lagi. Kehilangan KSM itu pun belum diurus. [Ada yang tahu bagaimana prosedurnya mengurus KSM yang hilang?]

Oke, sebelum saya berlarut-larut dalam kesedihan saya, mari kembali ke topik. Selanjutnya apa lagi yang ingin saya post ya?
Kalau tidak salah saya juga ingin mereview film yang saya tonton hari senin, 9 April 2007 di bioskop Ciwalk XXI, yaitu TMNT, singkatan dari Teenage Mutant Ninja Turtles. Oke reviewnya seperti ini:

Bisa dibaca di salah satu link yang ditemukan di sini.

Hahahah. Lagi-lagi saya malas menulis reviewnya. Lagipula film ini saat ini sudah cukup lama beredar [Lain hal ketika saya menontonnya tanggal itu, masih fresh… Huh, bluescreen sialan.].

Hmm, apalagi yang ingin saya tulis waktu itu ya?

 


Tampaknya mengantuk telah mengambil alih sebagian space otak. Jadi, cukup sekian dulu saja post kali ini. Mudah-mudahan jarak ke post berikutnya tidak selama jarak post ini ke post sebelumnya. Masih banyak hal-hal yang ingin saya ceritakan, kepada anda pembaca blog, atau paling tidak kepada diri saya di masa depan yang membaca blog ini nanti. Hehe. Sudah mulai melantur rupanya…