April 19, 2007

duta.wordpress.com

Filed under: thoughts, stories, blogs
Ya, saya baru saja membuat account di wordpress.com. Bukan atas niatan langsung pindahan ke domain baru, tapi murni sekedar iseng saja. Melihat tadi siang teman saya membuat account baru di wordpress [atas dorongan setan-untungnya-tampan ini dia akhirnya tertarik untuk masuk ke dalam dunia hitam perblogan] dengan menggunakan komputer saya. Setelah proses registernya berlalu bersama orangnya [dengan kata lain(dkl): dia pulang], saya pun tergoda mencoba nikmat fana yang ditawarkan domain berinisial WP itu. Karena proses berpikir saya yang sedang tersita untuk hal lain waktu itu [dkl: malas berpikir] saya menggunakan username yang sama dengan username saya di blogsome, duta*, dan ujung-ujungnya nama blog yang sama pula, tusuk gigi**.

Jadi, jika ada diantara Anda para pembaca blog yang punya blog di wordpress yang pernah saya mampiri dan secara tidak sengaja [meskipun ketidaksengajaan yang jelas-jelas disengaja] tertinggal jejak berupa comment dari account baru saya di wordpress, saya meminta maaf atas tipuan sesaat itu. Blog resmi saya untuk sementara ini masih berada di sini, [at]blogsome[dot]com.

Mungkin nanti, setelah saya selesai bereksplorasi di sana dan menemukan kesimpulan bahwa ternyata wordpress lebih bagus daripada blogsome, baru saya akan melakukan pindahan. Atau dari teman-teman pengguna wordpress ada yang bisa membantu menemukan kesimpulan itu lebih cepat, kenapa saya harus pindah ke wordpress atau kenapa saya harus bertahan di blogsome?
 

*Saya sering takjub dengan kenyataan ini. Kenyataan bahwa orang-orang yang bernama duta, yang hanya empat karakter dan tidak susah-susah amat diejanya, tidak banyak yang ngeblog. Atau kalau saya salah, mungkin orang-orang yang bernama duta tidak bangga akan namanya sehingga tidak ingin menamakan blognya serupa namanya.

**Sudah pernah saya jelaskan belum ya? Kenapa dinamakan tusuk gigi? [Yang jelas bukan karena dina-kelaparan-banget-sementara-yang-ada
di-dekatnya-hanya-tusuk-gigi-sehingga-jadi-gila-lalu-memakannya]