September 28, 2007

Satu

Filed under: thoughts, stories

Kalo Superman punya kryptonite, saya juga punya.

Ciptaan Tuhan, namanya wanita.

Hahaha. Berlebihan.

Iya sungguh. Saya serius. Wanita entah kenapa jadi kelemahan saya. Terutama yang, kalau meminjam istilah seorang kawan, public cantik. Bukannya saya terlalu fisik oriented, tapi wajar kan kalau laki-laki suka sama yang indah-indah. Hehe. Meskipun saya menganut prinsip don’t judge book by its cover, tapi tidak bisa dipungkiri kalau first impression datangnya dari penampilan. Apalagi untuk seorang sanguinis seperti saya.

Kembali lagi ke perihal kelemahan, saya merasa bahwa wanita adalah makhluk terindah ciptaan Tuhan. Meskipun sebagai konsekuensi juga dikaruniai kekompleksan perilaku dan pola pikir yang kadang membuat kaum pria menghabiskan waktu seumur hidup untuk memahaminya.

Entah mengapa saya memiliki kecenderungan untuk gampang tertarik kepada wanita. Ada yang menganggap ini aneh. Ada juga yang menganggap ini biasa saja. Untuk menyukai seorang wanita, saya tidak memerlukan banyak parameter. Memang seringnya sih, fisik. Akan tetapi terkadang intensitas pertemuan sudah cukup membuat saya fall for a girl. Apalagi ketika saya jomblo alias single.

Kira-kira sudah hampir setahun saya sendirian. Salah seorang teman saya ada yang heran dengan kenyataan ini. Kenapa saya dengan keadaan seperti sekarang bisa selama itu men-jomblo. [Harusnya saya menganggap itu adalah pujian ya? Hehe]. Ya saya pun tidak tahu jawabannya. Mungkin juga gara-gara sifat saya seperti yang saya terangkan sebelumnya, easily fall for a girl.

Kenapa begitu, pertama, karena saya sadar bahwa saya dengan mudah tertarik kepada seorang wanita, saya kadang meragukan kualitas perasaan saya kepada wanita yang sedang saya taksir. Terutama ketika saya ‘sober‘. Apalagi dengan usia saya yang sekarang, rasanya tidak salah kalau saya mulai men-target seorang Mrs. right untuk jadi pasangan hidup. Hehe. Sok serius, ya? Tapi begitulah. Rasanya aneh kalau umur segini masih cari pacar tapi tidak berpikir lebih lanjut untuk ke depannya. Meskipun terkadang ada kasus khusus.
Kedua, dengan sifat seperti itu kadang membuat saya susah untuk berkonsentrasi kepada satu wanita. Istilahnya tebar pesona dimana-mana. Hahaha. Gara-gara ini saya juga sering mendapat cap player. Tapi tolong jangan mengartikan terlalu dalam, bukan berarti saya orang yang suka memainkan wanita, ya. Bahkan Lara Croft pun belum pernah saya mainkan.
Ketiga, saya punya sifat positif. Percaya diri. Yang selama ini cenderung bergerak ke arah negatif, merugikan. Terlalu percaya diri, alias GR-an. Bayangkan ke-GR-an saya itu digabungkan dengan sifat gampang tertarik sama wanita. Jadilah saya merasa seluruh wanita yang saya dekati juga mau sama saya. Huahuahaha.

Parah ya?