October 8, 2007

post #61

Filed under: thoughts

Kemaren malam menonton lagi film love actually [Thanks to dugong atas pinjaman DVDnya], lagi-lagi terkesima pada scene yang sama ketika saya menonton pertama kali dulu.

Scene ketika karakter Mark akhirnya pada malam Natal menyatakan perasaannya kepada Juliet, istri dari Peter, teman baiknya.

[Juliet dan Peter sedang duduk santai mesra sambil menonton televisi]

(doorbell)

Juliet: I’ll get it.

[Juliet turun ke bawah dan membuka pintu. Ada Mark disana membawa sekumpulan kertas dan sebuah tape player.] 

Juliet: Oh, hi. 

Peter: Who, is it?

[Mark memberikan isyarat agar Juliet tidak langsung menjawab, kemudian menunjukan tulisan di kertas teratas.] 

Mark: (SAY IT’S CAROL SINGERS)

Juliet: [Mengangguk tanda mengerti, kemudian berteriak ke Peter] It’s carol singers!

Peter:  Give them a quid and tell them to bugger off!

[Peter membesarkan volume TV.]

[Mark meletakkan tape player di bawah dan menyalakannya. Lagu silent night terdengar keluar dari sana. Ia kemudian melanjutkan menunjukkan kertas yang ia bawa, ke Juliet, satu persatu.]

Mark: (WITH ANY LUCK, BY NEXT YEAR) 

Mark: (I’LL BE GOING OUT WITH ONE OF THIS GIRL) 

Mark: ([foto-foto model/selebritis])

Mark: (BUT FOR NOW LET ME SAY,)

Mark: (WITHOUT HOPE OR AGENDA)

Mark: (JUST BECAUSE IT’S CHRISTMAS-)

Mark: ((AND AT CHRISTMAS YOU TELL THE TRUTH))

Mark: (TO ME, YOU ARE PERFECT)

Mark: (AND MY WASTED HEART WILL LOVE YOU)

Mark: (UNTIL YOU LOOK LIKE THIS)

Mark: ([foto mumi wanita])

Mark: (MERRY CHRISTMAS)

[Juliet terkesima. Ternyata teman baik suaminya menyimpan perasaan seperti itu kepadanya.]

Juliet: [berbisik] merry christmas..

[Mark selesai menunjukkan kertas-kertasnya. Kemudian mengacungkan dua buah jempol sambil tersenyum kepada Juliet sebagai tanda terima kasih telah menurut. Lalu ia berjalan menjauh dari depan rumah juliet dan peter.] 

[Belum jauh Mark melangkah, Juliet keluar dari rumahnya dan berlari mengejar Mark. Lalu memberikan ciuman di bibir Mark. Setelah saling bertatapan selama beberapa detik, Juliet kembali berlari memasuki rumahnya.] 

Mark: Enough. Enough now. 

Sebenarnya ini draft 3 bulan yang lalu. Karena belum saya beri judul, Blogsome menyimpannya dengan judul diatas. Saya menulis post ini pada tanggal 3 Juni 2007. Tapi karena beberapa alasan, saya tidak pernah jadi mempublishnya. Ketika membaca draft ini lagi sekarang, saya tertohok. Jadi mengerti kenapa saya menulis post ini, kenapa saya suka betul dengan bagian ini pada film itu…

Because in my love life, in the end, it was me saying, "Enough. Enough now."