April 3, 2008

How to be a B*tch

Filed under: thoughts, stories

Sebenarnya sudah lama sih ide postingan ini. Lebih tepatnya sejak pertama kali nonton iklannya. Yup, tentang sebuah iklan TV produk sabun mandi merek terkenal, L*X. Saya yakin, sudah banyak yang tahu iklan ini. Iklan tentang Luna si gadis biasa. Haha.

Buat yang belum pernah lihat iklannya di TV, ini ternyata ada klipnya di situs resminya. Di sini. Buat yang belum pernah lihat iklannya dan males ngeklik linknya juga, ada satu kalimat yang bisa menjelaskan secara singkat isi iklannya: baca judul post ini aja. Hahaha.

Si Luna lagi berlari-lari kecil di hutan, lalu secara ajaib dengan ekspresi orang tolol menemukan batu ajaib nan harum di tengah hutan, which is the sabun yang mengandung magic spell1, lalu mandi di kolam dengan sabun itu dengan ekspresi orgasme, sambil ditontoni hewan-hewan hutan yang horny, lalu gesture dia berubah jadi jalang, lalu tahu-tahu dia mengenakan outfit dengan belahan dada rendah dan rok mini dan high heels [jangan lupa, tatapan sok misterius wanita penjaja seks belakang stasiun], lalu semua orang di sepanjang jalan2 memelototi dia plus pingsan-pingsan terpesona, lalu rumah-rumah yang dia lewati sekonyong-konyong berubah jadi disco, hotel, kasino, dll.

Sekian. Did i miss something? Tambahin ya. Hehe.

Menurut saya, iklan animasi 3D3 ini, definitely, GAGAL. Respon sejenis lainnya bisa dilihat disana dan disitu.

NB: Ternyata si pemilik merk tidak sependapat dengan saya tentang kempuhan iklan ini. Sejak beberapa hari yang lalu, saya melihat billboard besar seperti gambar di bawah ini di perempatan simpang dago. Sial. Kembalikan Tamara/Dian/Luna Maya kami!

Giant billboard Lux magic spell
 
Gambar diambil di sini


1 = Terjemahan kasar: PELET
2 = Dunia Luna sepertinya dunia satu gender. Karena tampaknya semua orang yang dilalui Luna adalah laki-laki. Eh eh… Lalu, Luna apa dong? Bukan orang?
3 = Fakta bahwa iklan ini menggunakan animasi 3D cukup menyatakan bahwa tidak ada wanita yang mau membintangi iklan ini. Mereka lupa menawarkan kepada Dewi Persik kali ya?

6 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://duta.blogsome.com/2008/04/03/how-to-be-a-btch/trackback/

  1. haha, kritikan pedas nan mantap :D
    setuju boss, iklannya gagal :P

    Sebenarnya pemicu utamanya, ya, yang di bagian NB itu.
    Kembalikan Tamara/ Dian Sastro/ Luna Maya kami!!
    *teteup* :P

    Comment by btyop — April 3, 2008 @ 9:18 pm

  2. Iya Den… BENER BANGET!!!
    Aku jg bete gitu ngeliat billboard di Simpang diganti jd gambar mbak2 fiksi berbadan buntet itu.

    Kalo ada cewe pake baju seminim, dan sterbuka itu mah, mau dia mandi pake tele’ koak juga org2 bakal melotot gak seee… Tahpapa.

    Ah iya, lupa menyebutkan bagian penting itu.
    Mau animasi atau apapun itu, LUNANYA JELEK.

    Kalo pake kotoran koak kayanya gak cuma melotot, Bon. Melotot sambil tutup hidung.

    Tapi cuma Lux Pelet yang bisa bikin desa si Luna jadi Las Vegas dalam sekejap, Bon.
    Hahaha.

    Comment by diBond — April 3, 2008 @ 9:57 pm

  3. ganti nih themes blognya…
    setuju…
    itu diliatin cowok2 bapak karena bajunya yang berbelahan dada rendah yang super minim bukan karena wanginya, dasar iklan dudul

    Iyah, Tih. Ganti themes. Tapi harusnya kamu komen itu di post sebelum ini, soalnya dibahas disana. Selain itu komennya jadi nambah banyak. Wekeke.

    Comment by ratih — April 4, 2008 @ 1:45 pm

  4. haha… waktu liat iklan itu, ibu dan sodara saya bilang “terus berubah jadi wts ya?” kayanya sih maksud awalnya tu luna berubah jadi cewe glamor, tapi ga tau kenapa tetep aja kesannya malah jadi buruk. mungkin bakal lebih cocok kalo luna-nya berubah jadi pake baju mewah ala putri kerajaan dongeng gitu.

    oiya yaa… dewi persik! kalo dewi persik jadi model iklan lux, yang lain lewat lah! ohh dewi… :-X

    Iya sih, mungkin maksudnya memang gitu. Tapi kalo menurut saya bukan glamor sih. Mungkin seksi kali ya. Tapi seksi kan ga selamanya dateng dari baju berbelahan rendah ama rok mini. Anggun juga bisa seksi.
    Kayanya yang bikin tambah jelek lagi itu scene terakhirnya. Masih gak habis pikir, apa hubungannya seksi sama hotel disco dan casino. Mungkin bagi mereka seksi == wts kali ya? Hehehe.

    Comment by giaferdi — April 4, 2008 @ 9:55 pm

  5. eh eh,, tapi gw make sabun itu loh!! hahahahhh.. baunya enak, beneran deh. beda ama produk2 sebelumnya.. hohoho

    *btw captcha nya banyak bener sih,, sapa juga robot yg mo kasi komen ttg sabun,huhh.. :D *

    hoh. ternyata ada korban iklannya nih disini. hihihi.
    trus gimana, me? orang-orang pada ngeliatin lo kaya ngeliat setan gak, kaya diiklannya? hihihi.

    maap itu ada kesalah pahaman. si anti robot emang suka nge-gambar (gambar captcha maksudnya). makanya ampe dua kali :P

    Comment by ume — April 7, 2008 @ 6:46 pm

  6. Di Jakarta billboardnya diganti tuh, nggak jelas orang apa bukan hahaha…kalo orang siapa juga soalnya aku lihat di websitenya juga gak jelas, mirip2 JLo deh…siap sih dia? gambar kartun lagikah? Iklan brilian Lux tuh yang pas Beauty Give Superpowers…fresh dan orisinil banget!

    Iya iya, ini yang di simpang Dago juga udah diganti. Itu kayanya modelnya Luna Maya deh. Lagian kayanya emang dia yang jadi model sabun Lux ungu itu. Makanya nama cewe animasi buntet jelek pake baju mini itu Luna si gadis biasa.
    Iya iya, setuju. Yang beauty give superpower itu bikin penasaran liatnya. Dan kayanya ampe sekarang saya belum nonton lengkapnya deh (semua versi mbak-mbak cakep superheroes itu).
    huhuhu…

    Comment by moviestavaganza — April 21, 2008 @ 2:02 pm

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.